Pasar properti pada tahun ini menunjukkan geliat pertumbuhan. Kondisi positif tersebut dipicu  dengan membaiknya kondisi perekonomian dunia, yang mendorong pemerintah menetapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia meningkat sebesar 5,4 persen.

Apalagi, seperti dilansir Buku Laporan Perekonomian Indonesia 2017 Bank Indonesia, kebijakan pelonggaran loan to value / financing to value ratio (LTV/FTV) yang ditempuh Bank Indonesia berdampak positif pada pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) 2017. Pelonggaran kebijakan LTV/FTV yang didukung penurunan suku bunga kebijakan dan masih besarnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian telah mendorong peningkatan pertumbuhan KPR hingga saat ini.

Adanya kondisi likuiditas perbankan yang dapat diandalkan menjadi salah satu faktor pendukung utama pertumbuhan bisnis properti. Dikutip dari laman Kontan.co.id, Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) menerangkan jika penjualan proyek properti konsisten naik selama kuartal pertama 2018. Terutama, proyek nonsubsidi untuk kelas menengah. Kalau kondisi ini terus berlanjut, kemungkinan industri properti bisa tumbuh sekitar 10 persen.

Dalam kuartal pertama tahun ini pula tercatat kinerja positif dari segmen properti Tanah Air. Diberitakan oleh situs web Kompas.com, Konsultan Real Estat Colliers International menyatakan adanya transaksi investasi yang signifikan di pasar perumahan dan industri. Tercatat, transaksi kolektif properti Indonesia pada kuartal pertama 2018 mampu menembus angka 86 juta dollar Amerika atau setara Rp 1,2 triliun.

Optimistis

Sebagai salah satu pengembang ternama Tanah Air, Sinar Mas Land menanggapi pertumbuhan positif dari industri properti Indonesia. Perusahaan properti tersebut tetap optimistis dalam  menyelenggarakan program-program dengan promosi menarik sehingga memudahkan konsumen memiliki hunian dengan mudah.

Harapannya, Sinar Mas Land ingin meningkatkan pendapatan dan memperluas target market ke kalangan pasangan muda dan keluarga baru. Pengembang ini juga menyasar segmen investor yang ingin meraih keuntungan dari unit properti yang menjanjikan.

Seperti saat ini, Sinar Mas Land kembali menggelar program menarik, Easy Deal. Berlangsung mulai 1 April hingga 31 Juli 2018, program ini menyasar semua kalangan yang membutuhkan hunian berkualitas dan investasi di ranah properti.

Semua produk di kategori-kategori ready stock, under construction, dan indent diikutsertakan dalam program Easy Deal. Penawaran unit-unit  berlaku untuk semua proyek Sinar Mas Land di seluruh Indonesia yaitu BSD City, Kota Wisata, Legenda Wisata, Banjar Wijaya, Casa De Parco, Nava Park, Grand Wisata, Taman Permata Buana, Aerium, The Elements, Akasa, Southgate, The Zora, Deltamas, Klaska Residence, Wisata Bukit Mas Surabaya, Grand City Balikpapan, Nuvasa Bay Batam, dan masih banyak lagi.

Selama empat bulan, program Easy Deal menawarkan diskon dan penawaran menarik setiap bulannya. Terdapat dua mekanisme pembayaran yaitu cicilan atau kas dengan diskon spesial yang dapat dipilih sesuai kemampuan pembeli.

Kemudahan pembayaran

Konsumen bisa membayar down payment (DP) yang berbeda di setiap bulan dalam periode April–Juli 2018, dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku di Bank Indonesia, terutama untuk fasilitas pembiayaan KPR/KPA konsumen. Selain itu, calon konsumen semakin dimudahkan karena mendapatkan subsidi DP dari Sinar Mas Land untuk pembayaran kepada pihak perbankan.

Subsidi yang diberikan kepada konsumen memiliki jumlah berbeda setiap bulan. Misalnya, pada transaksi bulan April, subsidi DP yang diberikan hingga 10 persen. Sementara itu, transaksi pada bulan Mei dan Juni 2018 akan mendapatkan subsidi DP hingga 8 persen. Kemudian pada bulan terakhir, yakni bulan Juli, program Easy Deal menawarkan pemberian subsidi DP hingga 5 persen.

Tak hanya itu. Program Easy Deal juga menyuguhkan penawaran menarik lainnya, berupa alternatif potongan harga langsung (direct discount) dalam proses cicilan selama 12 kali untuk program barang ready stock dan under construction hingga 20 persen, dengan besaran masing-masing berbeda tiap bulan.

Pada April 2018,  konsumen telah mendapatkan direct discount pada cicilan 12 kali hingga 20 persen. Kemudian pada Mei dan Juni, direct discount yang diberikan hingga 15 persen. Selanjutnya, memasuki bulan Juli, pembeli mendapatkan direct discount hingga 10 persen.

Dapat dikatakan, Sinar Mas Land menawarkan keuntungan lebih, terutama bagi para pembeli yang memilih metode pembayaran dengan KPR. Pasalnya, mereka mendapatkan subsidi uang muka dari pengembang yang dapat dicicil sampai sesuai ketentuan besarannya di setiap bulan.

Sebagai contoh adalah program Easy Deal periode Mei-Juni. Dalam periode itu, konsumen dapat membayar cicilan uang muka sebesar 7 persen, dengan sisa DP disubsidi Sinar Mas Land. Program Easy Deal ini juga didukung oleh 12 bank terkemuka di Indonesia yaitu PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk, PT Bank Central Asia, PT Bank CIMB Niaga Tbk, PT Bank Permata Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk, Bank Maybank Indonesia Tbk, PT Bank UOB Indonesia, PT Bank Panin Tbk, dan PT Bank Commonwealth.

Tak ayal lagi, dengan segala kemudahan yang ditawarkan, sekarang menjadi momen pas untuk  memiliki hunian berkualitas. [IKLAN/AJG]

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 23 Mei 2018

Tags : Sinarmas Land

Leave a Response