Bintaro Jaya terus berkembang menjadi kawasan hunian yang lebih baik, lebih besar, berkelanjutan, dan memiliki living value untuk meningkatkan kualitas hidup, seiring dengan pengembangan kawasan yang lebih tertata dan terintegrasi.

Selama kurun waktu empat dekade, Bintaro Jaya telah bertransformasi menjadi sebuah kawasan hunian prestisius dengan berbagai keunggulan produk hunian, akses, fasilitas, serta infrastruktur yang memadai. Tak hanya tumbuh menjadi sebuah kawasan hunian berskala kota mandiri, namun juga memiliki konsep pengembangan yang terpadu dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup para warganya.

Di dalam kawasan hunian ini, sudah tersedia berbagai fasilitas untuk mempermudah kehidupan warga. Dari fasilitas pendidikan, kesehatan, olahraga, pusat perbelanjaan, perkantoran, transportasi publik terpadu, hingga ruang terbuka hijau.

Boulevard Bintaro Jaya

Penataan kawasan hunian yang lebih terpadu, tampak jelas dengan dibangunnya Boulevard Bintaro Jaya. Jalan utama ini merupakan urat nadi pengembangan kawasan hunian Bintaro Jaya. Menghubungkan distrik-distrik hunian dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, pusat perbelanjaan, perkantoran, pusat bisnis, jalan tol, dan sistem transportasi publik terpadu.

Boulevard Bintaro Jaya juga menjadi nadi dari konsep transit oriented development (TOD). Bisa dikatakan, Bintaro Jaya merupakan pionir perumahan yang menerapkan pengembangan kawasan berbasis TOD. Di sepanjang jalan utama ini, telah tersedia moda transportasi internal Intrans Bintaro Jaya, jalur khusus pejalan kaki dan pesepeda, serta personal mobility device (PMD) Grab Wheels.

Fasilitas-fasilitas tersebut bermuara pada halte antarmoda di Bintaro Jaya Xchange Mall dan terkoneksi langsung dengan Stasiun Commuter Line Jurangmangu. Dari halte ini, warga dapat memanfaatkan feeder bus TransJakarta, JR Connexion Jurusan Bintaro–Ratu Plaza, atau bus Royal Trans Jurusan Bintaro–Fatmawati, sebagai feeder MRT Jakarta.

Gerbang Tol Parigi JORR 2 (dalam tahap pembangunan)

Lebih dari itu, Boulevard Bintaro Jaya merupakan jalan utama yang terhubung langsung dengan dua jalan tol, yaitu ruas Jakarta–Serpong yang menghubungkan antara Bintaro dan Pondok Indah, serta Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 yang akan segera beroperasi. Kehadiran ruas tol baru ini akan mempersingkat waktu tempuh menuju Bandara Soekarno-Hatta dan wilayah-wilayah lain di Jabodetabek.

Saat ini, Bintaro Jaya merupakan satu-satunya kawasan hunian yang memiliki akses langsung ke dua ruas tol sehingga kawasan hunian ini memiliki akses mobilitas yang sangat mudah, baik melalui transportasi publik maupun kendaraan pribadi. Tak banyak kawasan hunian yang memiliki keunggulan akses seperti yang dimiliki Bintaro Jaya.

Dua kawasan “mixed-use” di sisi gerbang tol

Di sisi lain, pengembang Bintaro Jaya pun menyadari, dua ruas tol yang terhubung langsung dengan kawasan hunian Bintaro Jaya, memiliki nilai sangat strategis yang sangat tinggi. Sejak jauh-jauh hari, pengembang telah merancang dua kawasan mixed-use di kedua akses jalan tol tersebut.

Kawasan mixed-use Bintaro Jaya Xchange dikembangkan secara bertahap di atas lahan seluas 25 hektar. Kawasan ini direncanakan dan dirancang dengan sangat teliti dan komprehensif oleh perencana kelas dunia, seperti Jerdee, Calisson, DDG, dan Simon Chua dari Lead 8 yang sukses mendesain ION Mall di Singapura.

Pengembangan kawasan diawali dengan pembangunan pusat perbelanjaan Bintaro Jaya Xchange (BXc) Mall tahap pertama yang telah beroperasi sejak 2014. Sejak kehadirannya, BXc Mall telah menjadi pusat aktivitas dan gaya hidup bagi warga Bintaro Jaya.

Bintaro Jaya Xchange Mall 2 (dalam tahap pembangunan)

Kawasan Bintaro Jaya Xchange akan semakin lengkap dengan dimulainya pem­bangunan mega proyek senilai Rp 1,25 triliun. Terdiri atas pembangunan mal tahap dua dengan luas sekitar 85.000 meter persegi, hotel berbintang dengan kapasitas 185 kamar yang dilengkapi dengan ballroom berkapasitas 1.000 pengunjung, meeting room, dan rooftop wedding venue, serta taman interaktif seluas 2,2 hektar, lengkap dengan stage performance, videotron, amphitheater, misty fountain, dan jogging track.

Istimewanya, di dalam mal tahap dua ini, akan dibangun Oceanarium berkapasitas 4,5 juta liter air, dilengkapi dengan 36 display biota air laut dan air tawar. Wahana hiburan edukatif tersebut akan dibangun di area seluas 7.354 meter persegi, yang menyerupai luas Sea World Ancol, Jakarta.

Bintaro Jaya Xchange Mall tahap dua juga akan terhubung langsung dengan Stasiun Commuter Line Jurangmangu dan halte antarmoda. Sebuah underground tunnel untuk pejalan kaki menuju area stasiun akan segera dibangun. Berbagai sarana dan fasilitas tersebut akan membuat Bintaro Jaya Xchange Mall sebagai epicenter of everything.

Sementara di sisi barat bulevar, Bintaro Jaya telah mempersiapkan lahan yang sangat luas untuk pengembangan CBD dan kawasan mixed-use baru. Di atas lahan seluas 100 hektar, dalam jangka panjang, Bintaro Jaya akan mengembangkan kawasan yang terdiri atas berbagai peruntukan. Mulai dari mal, hotel, gedung perkantoran, kondominium, hingga area rekreasi berupa danau yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan olahraga air, dan lain-lain.

“Launching” Discovery Amore

Pengembangan kawasan yang lebih tertata dan terarah, membuat Bintaro Jaya tak hanya cocok sebagai kawasan hunian yang livable, berkualitas hidup lebih baik, tetapi juga bernilai investasi tinggi.

Dalam kaitan itu, Bintaro Jaya tengah memasarkan kluster terbaru di Distrik Discovery Residences, yaitu Discovery Amore. Berlokasi di sisi depan dari Distrik Discovery Residences. Dikembangkan di atas lahan seluas 3,5 hektar dan akan dibangun sebanyak 146 unit hunian.

Hunian terdiri atas tiga tipe yaitu Amore 7 (126/105 meter persegi), Amore 8 (144/120 meter persegi), dan Amore 9 (160/135 meter persegi). Tipe pertama memiliki 3 kamar tidur, 3 kamar mandi, dan 2 carport. Tipe kedua dan ketiga memiliki 4 kamar tidur, 4 kamar mandi, dan 2 carport.

Untuk mengakomodasi kebutuhan masya­rakat saat ini, khususnya generasi milenial yang semakin melek teknologi, setiap unit hunian Amore akan dilengkapi dengan smarthome system. Antara lain, smart key dengan model keyless (membuka atau menutup pintu dengan menggunakan finger print atau smart card), CCTV yang dapat terkoneksi dengan mobile devices penghuni untuk memantau kondisi rumah, jaringan internet, dan panic button yang terhubung dengan pihak keamanan kluster.

Master bedroom Discovery Amore

Selain itu, jendela bagian depan (façade) hunian Discovery Amore dilengkapi dengan kaca UV protection. Fungsinya untuk mengurangi paparan panas matahari sehingga pemakaian AC dalam rumah dapat lebih efisien.

Kluster Discovery Amore menampilkan desain hunian tropical modern dengan penataan sirkulasi cahaya dan udara yang sangat baik. Terutama zona pantry, living dan dining room yang didesain tanpa sekat. Begitu pula keberadaan void di dalam rumah (Tipe Amore 8 dan 9), menjadikan ruangan lebih leluasa dan nyaman.

Lokasi kluster Discovery Amore sangat dekat dengan fasilitas kesehatan Rumah Sakit Pondok Indah-Bintaro, Driving Range, Hero Supermarket, Gramedia World, McDonald’s, Pizza Hut, showroom Chevrolet, Starbucks (dalam tahap pembangunan), Fresh Market Bintaro, dan gerbang tol baru JORR 2 Seksi Serpong–Kunciran.

Kluster hunian di Distrik Discovery Residences sangat pas untuk pasangan atau keluarga muda. Miliki segera dan nantikan event launching kluster Discovery Amore pada hari Sabtu, 28 September 2019 mendatang di Marketing Gallery Bintaro Jaya. Dapatkan Early Bird Promo 2,6 M dan hadiah utama Enjoy Paris. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi nomor 021-7454545 atau kunjungi situs web http://bintarojaya.id/promokompas/. [*]

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 3 September 2019.

Leave a Response