Hidup sehat dengan cara berolahraga kini menjadi tren di masyarakat. Itu sebabnya, perhelatan lari seperti Borobudur Marathon kian diminati. Lomba lari berskala internasional ini tidak hanya sukses menarik pelari dari berbagai negara, tetapi juga berhasil mendorong minat masyarakat untuk hidup sehat.

Dari tahun ke tahun, selalu ada yang baru dan menarik dari pe­nyelenggaraan Borobudur Marathon. Lebih dari sebuah event lomba, Borobudur Marathon menjadi sebuah rangkaian kegiatan yang berpuncak pada lomba lari skala internasional. Namun, di samping itu, terdapat sejumlah kegiatan yang menunjukkan keunikan dan kekhasan Borobudur Marathon yang dari namanya saja telah menonjolkan salah satu peninggalan dan ikon wisata Indonesia tersebut.

FOTO-FOTO IKLAN KOMPAS/ IWAN ANDRYANTO & DOK BAGIAN EVENT KOMPAS

Event ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama Bank Jateng sebagai sponsor. “Untuk penyelenggaraan tahun 2019, Bank Jateng bersama Borobudur Marathon membangun Pawone Borobudur Marathon berupa program pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) yang bertujuan mengembangkan potensi ekonomi masyarakat. Salah satu kegiatannya adalah Pasar Harmoni, yaitu pasar hasil karya warga lokal seputar Candi Borobudur,” ujar Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno.

Sehat dan bahagia

Sebagai tren yang positif dan bermanfaat, olahraga, khususnya lomba lari, harus dilakukan dengan bijaksana disertai pengetahuan yang tepat dan dilakukan secara bertahap. Bagi yang tidak terbiasa berlari, jangan tiba-tiba langsung mau mengikuti marathon. Bukannya sehat, bisa-bisa malah membahayakan kesehatan.

Nyatanya, seperti terjadi saat pe­nye­lenggaraan Borobudur Marathon 2019 baru lalu, ada peserta yang mendadak ingin berpindah kategori. Selidik punya selidik, ternyata peserta tersebut didaftarkan oleh temannya dan tidak mengetahui bahwa ia didaftarkan untuk kategori marathon. Baru belakangan, ia menyadari bahwa ia tidak siap untuk aktivitas fisik seberat itu.

Memang, ada bermacam karakter peserta yang mengikuti lomba lari. Ada yang sebenarnya tidak me­ngetahui cara berlari dalam sebuah perlombaan dan hanya ingin mencoba-­coba saja. Ada pula yang tergolong pelari pemula dan sebenarnya tidak terlalu tertarik berlomba. Boleh jadi juga mereka memendam rasa takut atau khawatir. Namun, ada juga yang sangat paham dan mungkin cukup berpengalaman. Mereka ini memang tertarik dan menanti-nantikan kehadiran event lari yang menantang atau me­nawarkan keunikan tertentu diban­dingkan event-event sejenis lainnya.

Lalu, apa yang harus dilakukan? Tentu saja sangat dianjurkan untuk terlebih dahulu mempelajari cara berlari dalam sebuah perlombaan. Agar berlari dapat mencapai tujuan menjadi sehat dan bahagia, terdapat sejumlah hal yang perlu dipahami terlebih dahulu. Mulai dari teknik berlari, persiapan yang harus dilakukan, hingga peralatan yang harus dipersiapkan.

Cara yang mudah dan me­nyenangkan untuk dapat mengetahui hal-hal tersebut adalah bergabung dalam komunitas. Namun, bisa juga dengan mengikuti kelas-kelas berlari yang belakangan ini menjamur.

Bangun ekosistem

Sebagai salah satu event lari yang besar dan terkemuka, Borobudur Marathon kini menghadirkan Borobudur Marathon Lounge bertempat di Lantai 5 FX Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman, Pintu Satu Senayan, Jakarta. Hadirnya tempat ini merupakan rangkaian dari Borobudur Marathon 2020 sehingga lebih dari sekadar lomba lari, event ini memberikan pengalaman yang lebih utuh serta pemahaman yang lebih mendalam tentang lari sebagai gaya hidup untuk sehat dan bahagia.

Menilik lokasinya yang berada di samping Kompleks Gelora Bung Karno serta di sisi Jalan Jenderal Sudirman yang pada hari Minggu menjadi kawasan bebas kendaraan bermotor (car free day) dan digunakan sebagai tempat berolahraga, Borobudur Marathon Lounge dekat dengan berkumpulnya pelari dan komunitas olahraga lainnya. Itu sebabnya, Borobudur Marathon Lounge menyediakan fasilitas dan layanan yang dibutuhkan.

Berada dekat dengan tempat berkumpulnya para pelari dan komunitas olahraga, Borobudur Marathon Lounge juga menyediakan layanan sewa loker. Mereka yang hendak berlari tak perlu lagi dipusingkan tempat penyimpanan peralatan, cukup dititipkan di loker Borobudur Marathon Lounge. Tersedia pula tempat untuk berganti pakaian sehingga para pekerja yang baru keluar kantor maupun mereka yang datang pada hari Minggu tak perlu repot berganti pakaian kalau hendak berolahraga.

Di Borobudur Marathon Lounge, pengunjung dapat mem­peroleh beragam merchandise Borobudur Marathon. Mulai dari jersey, hoodie, hingga beragam aksesori tersedia untuk memenuhi kebutuhan para pelari. Ke depan, ragam dan variannya juga akan terus ditambah. Hal ini tidak terlepas dari terus meningkatnya dari tahun ke tahun minat para peserta Borobudur Marathon terhadap merchandise event ini. Kini, masyarakat tak perlu menanti penyelenggaraan event karena merchandise dapat diperoleh sepanjang tahun di Borobudur Marathon Lounge.

Selain itu, tersedia pula ruang untuk berkumpul. Dirancang berupa ruang terbuka yang mampu menampung hingga 30 orang, pengunjung dapat duduk lesehan atau di kursi bean bag yang santai santai. Ruang ini sangat cocok untuk berkumpul dalam suasana yang lebih akrab dan tidak formal sehingga dapat dimanfaatkan oleh komunitas atau untuk mengadakan kelas-kelas dengan jumlah peserta terbatas. Di ruang ini, para pelari atau pegiat olahraga dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman hingga akhirnya terbangun ekosis­tem, baik untuk perlombaan sportourism. Tak pelak, Borobudur Marathon Lounge dapat menjadi “rumah” para pelari.

Borobudur Marathon Lounge baru di-soft launch pada 21 Desember 2019 lalu dan sudah sepenuhnya beroperasi sehingga sudah dapat dimanfaatkan jika ada yang berminat. Silakan datang langsung ke Lantai 5 FX Sudirman dan manfaatkan fasilitas dan layanannya. [*]

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 28 Desember 2019.

Leave a Response