Unite For Education 2018, Bersinergi Bangun Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan

Dunia edukasi memang tidak ada habisnya dan selalu bisa berkembang di setiap bidangnya. Penyebaran informasi, bertukar pikiran hingga berbagi pengalaman pun merupakan wujud dari edukasi yang sering kita temui di kehidupan sehari-hari. Kekuatan edukasi yang baik bisa menghasilkan sesuatu yang besar dari sosok-sosok yang terlibat di dalamnya. Oleh karena itu, pentingnya edukasi di era dinamis saat ini merupakan salah satu kunci untuk mendukung kehidupan kita dalam menjawab tantangan-tantangan sekitar.

Unite For Education (UFE) 2018 yang merupakan program tahunan corporate social responsibility (CSR) PermataBank, PermataHati, pada tahun ke-8 ini hadir dengan format baru mengusung tema, “UFE Sustainability Forum: Championing Change”. UFE memiliki tujuan menjadi tempat bagi komunitas untuk mengembangkan ekosistem pendidikan berkelanjutan yang saling menginspirasi serta mendorong adanya kolaborasi antara para pemangku kepentingan yang peduli dan memiliki semangat yang sama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.

Dengan tema “Championing Change”, diharapkan peserta yang hadir di UFE 2018 nanti dapat saling berbagi dan belajar, menginspirasi dan terinspirasi dari para pembicara yang hadir. Mereka merupakan para juara yang melakukan perubahan melalui inisiatif, inovasi, dan menjadi penggerak perubahan dalam memberikan solusi inovatif untuk pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan kewirausahaan sosial.

Acara ini terbagi menjadi empat jenis kegiatan, yaitu konferensi, diskusi panel, kelas mini, dan sustainability expo. Dengan berdonasi sebesar Rp 50.000, pengunjung dapat mengikuti seluruh kegiatan konferensi dan diskusi panel. Seluruh hasil donasi yang terkumpul akan digunakan untuk pengembangan program pendidikan bersama Sanggar Anak Akar sebagai partner CSR PermataHati.

Akan hadir pada sesi konferensi, pembicara-pembicara yang memiliki perhatian penuh terhadap pendidikan, di antaranya Reky Martha (Hoshizora Foundation), Tyovan Adi Widagdo (Bahaso), Andri Rizki Putra (Yayasan Pemimpin Anak Bangsa), dan Yoris Sebastian (OMG Creative Consulting), yang akan berbagi tentang pentingnya menjadi seorang agen perubahan. Untuk diskusi panel, beberapa komunitas dan lembaga swadaya masyarakat juga diajak saling berkoneksi dan bersinergi sesuai dengan tema atau isu yang diangkat, antara lain komunitas Guru Bhumi, Shinta VR dan Bumi Kardus pada tema Creative Teaching Method, Thisable Enterprise dan Precious One pada tema Empowering Disabled Community, Seratus Kapas dan Binar Academy untuk tema Women Entrepreneurs, Nara Kreatif, Red Nose Foundation dan Sanggar Anak Akar untuk tema Reaching the Unreached Pockets, Toraja Melo dan Circa Handmade untuk tema Empowering Women, Gandeng Tangan, Arkademy dan Impact Byte untuk tema Empowering Community Through Technology, lalu ada Suka Chitta, Melookmel dan Suwe Ora Jamu pada tema Empowering Local Resources. PermataBank sendiri ikut berpartisi dalam 2 sesi panel diskusi bersama dua lembaga konsultan keuangan Amartha dan Action Coach sebagai pembicara dalam tema “Financial Literacy”, serta PermataHati bersama Kitabisa.com dan Inspiration Factory pada tema “Social Movement”.

Selain konferensi dan diskusi panel, acara ini menghadirkan kelas mini/workshop dan pameran karya dari para komunitas yang terlibat dalam acara ini. Untuk kelas mini, dengan membeli tiket tambahan, mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 375,000, Anda akan diajak mempelajari berbagai teknik dan ilmu, seperti dalam kelas “How To Make A Cardboard Wayang”, “Basic Brush Lettering”, dan “Passport Holder Form Up-cycled Milk Carton”. Setiap kelas mini akan didampingi oleh komunitas-komunitas. Peserta bisa ikut serta dalam setiap kelas dengan durasi 90 menit hingga 120 menit.

Adanya komunitas, lembaga swadaya masyarakat, serta sosok inspiratif lainnya yang mengisi acara ini memberi kesempatan untuk Anda melihat perubahan-perubahan baik yang dihasilkan dari sebuah penyampaian edukasi dan bisa memahami proses di dalamnya dengan cara yang berbeda. Jadi, luangkan waktu Anda pada tanggal 8 Desember 2018 untuk menghadiri Unite For Education – Sustainability Forum 2018 “Championing Change” di Kuningan City Ballroom, Jakarta. Jangan sampai terlewatkan! Let’s come, join, and be inspired. [*]

Foto: Shutterstock/Tzido Sun

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 5 Desember 2018.

Leave a Comment