Terpana Keindahan Fenomena Alam di Norwegia

Pada 2017, Norwegia dinobatkan menjadi “Negara Paling Bahagia di Dunia” dalam The World Happiness Report oleh PBB. Penilaian tersebut dilakukan dengan survei pada 1.000 orang di 15 negara. Kemudian, dibuat analisis statistik yang berpacu pada kekuatan ekonomi (diukur dari pendapatan domestik bruto alias GDP per kapita), dukungan sosial, usia harapan hidup, kebebasan dalam memilih, dan persepsi terhadap korupsi.

Selain itu, pajak yang tinggi sehingga pendidikan dan pengobatan gratis, jalanan yang rapi, keamanan serta tingkat korupsi yang nyaris nihil membuat penduduk Norwegia bahagia. Ditambah lagi, keseriusan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alamnya juga membuat negara ini bahagia.

Bayangkan, pembangunan gedung-gedung diatur sedetil mungkin agar tidak merusak ekosistem. Kebanyakan kantor di Norwegia dibangun menghadap ke danau atau taman. Alasannya adalah karena jika pekerja sedang penat, bisa langsung segar kembali pikirannya setelah melihat pemandangan indah.

Ya, pemandangan alam Norwegia yang memukau pun menjadi alasan utama banyak wisatawan mengunjunginya. Bahkan, fenomena alam ternama seperti midnight sun dan Aurora borealis hanya dapat ditemui di negara yang berada “di ujung” benua ini.

Midnight sun adalah fenomena alam dengan matahari akan terlihat berada pada horizon selama 24 jam penuh dalam sehari. Mengutip Visitnorway.com, midnight sun terjadi karena kemiringan aksial bumi sebesar 23,5 derajat. Fenomena ini terjadi pada saat musim panas di belahan bumi bagian utara. Semakin dekat ke kutub utara, midnight sun akan semakin lama terjadi.

Midnight sun bisa terjadi hingga 5–6 bulan lamanya. Salah satu contohnya di Longyearbyen, Norwegia. Fenomena alam ini biasanya terjadi pada April hingga Agustus. Hampir lima bulan lamanya. Dengan kata lain, orang-orang di sana tidak akan melihat matahari lebih kurang 3.600 jam. Fenomena ini terus terulang setiap tahunnya.

Bagi penduduk di negara-negara di belahan bumi tengah dan selatan, menyaksikan fenomena ini menjadi sesuatu yang menakjubkan. Oleh karena itu, Norwegia, sebagai salah satu negara paling utara di bumi menjadikan peristiwa alam yang unik ini sebagai objek wisata potensial.

Kemudian, ada Aurora borealis. Saat musim dingin, yang paling dinanti-nanti adalah kemunculan fenomena alam ini. Tromso adalah salah satu kota tujuan wisata terbaik untuk menikmati keindahan Aurora. Aurora borealis hanya dapat diamati di malam-malam bulan September hingga awal Maret.

Biasanya penyedia tur Aurora akan berkendara ke luar kota, seperti ke Sommaroy, Ersfjord, atau Lyngenfjord, sekitar dua jam dari Tromso dalam mencari spot terbaik untuk mengamati Aurora. Karena jauh dari kota, langit malamnya benar-benar bersih dan gelap. Dari tempat-tempat tersebut barulah penampakan auroranya lebih jelas. Bisa juga mengamati Aurora dari tengah laut, naik winter night cruise menuju kota Kirkenes. Namun, tetap harus sabar menunggu kemunculannya ya karena ini termasuk fenomena alam yang dapat dinikmati secara “untung-untungan”, tergantung kondisi alam.

Selain keindahan alam, destinasi wisata tempat tak kalah memesona. Salah satu contoh keunikan seni pahat yang dapat ditemukan di Vigeland Sculpture Park, Oslo, yang menceritakan kenyataan perjalanan hidup manusia dalam bentuk pahatan di sebuah taman terbuka.

Nikmati pula keindahan alam, seperti di Lofthus, Hardanger, dalam perjalanan panoramic train dari Myrdal ke Flam, atau pada saat naik cruise menyebrangi Sognefjord, atau pada saat menaiki mobil terbuka di Bricksdalbre, alam memukau di Geiranger. Sebuah perjalanan yang paling mengesankan adalah pada saat melintasi Eagle Road dan Trollstigen, jalan berkelok-kelok di atas gunung, seperti permainan ular tangga, seru dengan tetap dapat menikmati keindahan alam.

Semua hal menarik di Norwegia ini dapat Anda nikmati bersama Wita Tour. Wita Tour menghadirkan paket wisata “Beautiful Norway & Midnight Sun” selama 15 hari yang dapat Anda ikuti bersama keluarga atau kerabat terkasih. [IKLAN/*/ACH]

Foto dokumen Wita Tour.

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 17 April 2018

Leave a Comment