Keunikan Alam Kapadokia dan Pamukkale di Turki

Pesona Turki semakin menarik di mata wisatawan Indonesia dalam tiga tahun belakangan. Berdasarkan data dari Kementerian Pariwisata Turki pada 31 Januari 2018. Jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Turki mencapai lebih dari 85.000 orang pada 2017, naik hampir dua kali lipat dibandingkan 2016.

Keunikan Turki yang menawarkan keindahan perpaduan budaya serta alam Asia dan Eropa tak bisa ditemukan di destinasi wisata lainnya. Alasan itu yang menarik wisatawan Indonesia berlibur ke Turki. Tak hanya itu, harga paket tur ke Turki terjangkau dibanding paket tur destinasi Eropa.

Turki juga semakin siap dari segi obyek-obyek wisata, infrastruktur yang sudah baik, dan sumber daya manusia. Hal itu menjadikan negara Turki sudah layak menjadi destinasi wisata kelas dunia. Berikut ini destinasi wisata Turki terpopuler yang dapat menjadi referensi perjalanan wisata Anda.

Kapadokia

Kapadokia merupakan kota tua yang terletak sekitar 200 mil di selatan Ankara, ibu kota Republik Turki, dan membentang antara Gunung Taurus dan Laut Hitam. Kota batu ini pertama kali diukir oleh bangsa Het dari kerajaaan Hittites lebih dari 3.000 tahun yang lalu. Kerajaan Hittites merupakan salah satu imperium termaju di dunia kuno yang berkuasa dari 1700 SM sampai 1190 SM.
Untuk menikmati kota ini, cara teruniknya adalah dengan menaiki balon udara. Ya, ratusan balon raksasa yang menggantung di langit Kapadokia menjadi magnet utama dalam menarik jutaan kunjungan wisatawan ke Turki.

Balon-balon udara ini menawarkan pengalaman luar biasa untuk menyaksikan pemandangan Turki dari ketinggian. Dengan menaiki balon berwarna-warni Anda dapat terbang menyaksikan gua, lembah gunung berapi, cerobong asap dan kawasan kota kuno Kapadokia.
Terdapat beberapa tempat yang menjadi daya tarik di Kapadokia, di antaranya adalah museum dan gereja tua yang terletak di dalam gua. Museum yang paling terkenal adalah Goreme Open Air Museum.

Sesuai namanya, ini museum terbuka dan terbesar di dunia. Merupakan satu komplek bangunan yang berupa gua-gua batu yang sebagian besar adalah gereja yang berasal dari abad ke-10 sampai ke-12. Gereja-gereja ini sejak 1924 sudah tak berfungsi lagi sebagai gereja dan pada 1960 diubah menjadi museum.

Pamukkale

Wisata alam Pamukkale adalah sumber mata air panas yang kaya mineral berwarna biru kehijauan. Air mineral itu mengalir ke lembah yang dalamnya lebih dari 100 meter. Tebing lembah itu membentuk teras berundak-undak berupa 17 kolam air panas. Dasar dan dinding kolam dilapisi kristal berwarna putih bersih seperti kapas. Cantik sekali. Karena warnanya putih bersih seperti kapas, orang Turki memberinya nama pamukkale yang artinya cotton castle atau kastil kapas.

Pamukkale menjadi tempat pelesir keluarga bangsawan di zaman Yunani kuno. Peneliti sejarah mengatakan kalau kolam air panas alami di sini menjadi fasilitas spa pertama yang digunakan manusia. Reruntuhan Hierapolis juga bisa ditemukan di sini. Oleh karena itu, objek wisata ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Setiap tahunnya, ada 2 juta turis yang datang untuk berendam di kolam panasnya.

Masih banyak destinasi wisata lain yang sangat menggoda di Turki. Berwisata tampaknya tak lengkap jika tak bersama orang-orang terkasih. Terlebih lagi bersama Panorama JTB Tours yang memiliki paket tur ke Turki hanya dengan 4 orang peserta tur, tur dapat berjalan. Selain itu, Panorama JTB Tours memiliki paket tur tambahan untuk mengunjungi berbagai lokasi menarik dan unik.
Dengan tidak adanya dana tambahan, ke­pastian itinerary, dan dipandu dengan personal touch yang hangat dari tim Panorama JTB Tours, maka perjalanan wisata bergrup Anda dapat berjalan dengan lebih tenang, nyaman, dan aman. Bersama Panorama JTB Tours, “Relax, You’re With Us! Your Holiday Specialist”. [*/ACH]

Foto Shutterstock.com

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 12 April 2018.

Leave a Comment